KURIKULUM DAN METODE PEMBELAJARAN SANTO KRISTOFORUS SMA II

Persekolahan Santo Kristoforus mengikuti pedoman dan standar Pendidikan Nasional, karena itu kurikulum yang digunakan mengikuti kurikulum yang diberlakukan oleh Pemerintah. Untuk tahun 2017 ini menggunakan Kurikulum 2013. Meskipun mengikuti kurikulum nasional, namun Persekolahan Kristoforus menambahkan beberapa pelajaran yang menjadi nilai tambah untuk Persekolahan Santo Kristoforus:

      • Pendidikan Iman

    Di samping pengembangan pengetahuan dan karakter, pendidikan iman di Persekolahan St. Kristoforus mendapat perhatian yang sangat serius. Ketiga point penting ini terungkap dalam filosofi Yayasan Diannanda Persekolahan St. Kristoforus: Fides, Mores et Intellectus. Apapun agamanya para peserta didik diarahkan dapat beriman secara benar dan menghayati imannya dengan benar dan menghargai iman orang lain. Khusus bagi siswa yang beragama Katolik, sekolah menyediakan pembinaan khusus misalnya untuk penerimaan Komuni Pertama, Penerimaan Sakramen Krisma, Penerimaan Sakramen Tobat menjelang Natal dan Paskah serta kegiatan-kegiatan khusus dalam Gereja seperti Natal, Paskah, Bulan Kitab Suci Nasional, Bulan Rosario, Hari Pangan Sedunia dan lain-lain.

      • Pendidikan Karakter

    Sejalan dengan Filosofi Yayasan Diannanda – Persekolahan Santo Kristoforus: Fides, Mores et Intellectus dan motto Yayasan Di Yayasan Diannanda – Persekolahan Santo Kristoforus: Mendidik Menjadi Cerdas dan Bermartabat, di seluruh Persekolahan Santo Kristoforus pendidikan karakter mendapat perhatian serius. Pendidikan karakter dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti kegiatan pembiasaan 5S (salam, senyum, sapa, sopan dan santun) dan kegiatan terprogram lain seperti live in serta kegiatan lainnya.

      • Native untuk pelajaran Bahasa Inggris

    Guna meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para siswa Persekolahan St. Kristoforus, kami menghadirkan pengajar Bahasa Inggris Native. Dengan diajarkan secara langsung oleh Native, para siswa diharapkan dapat memperoleh pengetahuan berbahasa dan cara berbahasa dari sumber yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa ibu. Dengan kehadiran Native speaker di Persekolahan Santo Kristoforus, para siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dengan lebih maksimal. Dalam mengembangkan Bahasa Inggris para siswa, Persekolahan Kristoforus bekerjasama dengan English Language Conversation (ELC) yang bekerjasama dengan Cambridge.

    • Bahasa Mandarin

Persekolahan St. Kristoforus menghadirkan guru Bahasa Mandarin professional yang menyelesaikan studi Bahasa Mandari berbagai universitas di luar negeri dan di dalam negeri. Para siswa diharapkan minimal dapat berbicara bahasa Mandarin sesuai dengan jenjang masing-masing.