Tag Archives: agenda

Partisipasi Dalam Gerakan Perubahan Iklim

kristo11

Panas, panas! , kok tiba-tiba mendung banget ya. Itulah ungkapan yang sering kita dengar akhir-akhir ini. Dalam beberapa bulan ini memang dirasakan perubahan iklim yang ekstrim. Apa penyebabnya? Terkait dengan hal tersebut pada hari Jumat 2 Mei 2014, beberapa siswa penggalang diundang oleh panitai 4 Indonesia Clime Change” untuk menghadiri seminar yang dilaksanakan di Gedung JCC Jakarta.

Dengan berseragam pramuka lengkap mereka hadir walaupun dengan perjuangan menepis kesenangan untuk bersantai di rumah karena hari tersebut libur karena para guru ada pengarahan pengawas ujian. Para siswa tampak sangat antusias belajar tentang perubahan iklim. Banyak pengetahuan dan wawasan yang diperoleh dari acara tersebut. Suhu rata-rata permukan bumi terasa semakin panas karena penumpukan gas rumah kaca yang terperangkap di lapisan atmosfer bumi. Laju pemanasan global ini menyebabkan perubahan iklim yang ekstrim.

Hal ini menyebabkan suhu udara makin panas, pola musim berubah, kekeringan di mana-mana, banjir juga sering terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi. Perubahan iklim ekstrim ini juga berdampak bagi kesehatan, perekonomian dan alam itu sendiri. Sungguh mengerikan dampak dari pemanasan global. Kita semua harus ambil bagian dalam keprihatinan dan gerakan bersama untuk menanggulangi pemanasan global. Mulailah dari hal-hal sederhana, mungkin kelihatannya sepele tapi sangat berarti dalam usaha mencegah pemanasan global.

Beberapa contoh kegiatan yang dapat kita lakukan: Matikan lampu dan alat elektronik lain bila tidak digunakan, Berjalan kaki atau naik sepeda (sehat, irit dan menguarangi polusi), Mengurangi sampah dengan kantong belanjaan, tidak membuang-buang makanan, hemat kertas dan tisu, menanam dan memelihara tanaman, membawa makanan dan minum dari rumah, Membawa tempat makan dan botol air dari rumah (Stop plastik dan sterofom). Mari menjadi Agen of change. Dimulai dari pribadi. **

Anak Cerdas Perlu Tantangan Agar Menjadi Anak Kreatif

kristo10

Semua orangtua tentu bangga kalau punya anak yang cerdas dan kreatif. Tapi ternyata anak cerdas belum tentu kreatif. Anak cerdas perlu tantangan agar jadi kreatif. Tenang saja Bu, tidak hanya Anda saja yang punya keinginan mencetak anak yang cerdas dan kreatif. Semua orangtua tentu bangga kalau memiliki anak yang cerdas dan kreatif. Tapi kalau Anda tidak tahu triknya, maka anak yang cerdas belum tentu menjadi anak yang kreatif lho.

Menurut Roslina Verauli, M.Psi, psikolog anak, kreativitas adalah salah satu faktor terpenting bagi keberhasilan anak dalam kehidupan sehari-hari. Kreatif yang dimaksud adalah sebagai aktivitas kognitif yang bisa menghasilkan cara baru atau cara yang tidak biasa dalam memandang suatu maaslah atau situasi.

Lebih lanjut Roslina, M. Psi, menambahkan, bahwa tidak semua anak cerdas bisa dikatakan sebagai anak kreatif, tetapi anak kreatif sudah pasti cerdas. “Hanya anak kreatif yang bisa menggunakan bakat dan kecerdasannya untuk menghasilkan ide atau solusi dari tantangan yang dihadapi. Anak kreatif adalah anak yang memiliki daya cipta yang berbeda dari orang kebanyakan dan tentunya juga memberikan manfaat bagi orang di sekitarnya,” urai Roslina, M.Psi, lebih lanjut.

Ciri Anak Kreatif

Kreativitas adalah aktivitas dari berpikir dimana anak memiliki ide yang unik atau original, bisa dielaborasi dan fleksibel. Misal, ketika seorang anak diberikan sebuah kardus bekas, anak yang cerdas dan kreatif akan memiliki ide yang unik ketika mendapatkan kardus bekas tersebut. Anak akan membuat sesuatu, misal mainan berbentuk mobil pemadam kebakaran dengan cara menghias kardus dengan cat air.

Ketika, kardus bekas tersebut bisa menjadi mainan yang digunakan, maka Anda bisa menyebut si kecil sebagai anak yang kreatif. “Biasanya anak yang kreatif akan mempunyai banyak cara untuk mengaplikasikan idenya. Tapi ingat, disebut kreatif ketika sesuatu itu bernilai positif dan bisa bermanfaat ya,” katanya.
Ciri lain dari anak yang kreatif biasanya tidak takut ketika melakukan kesalahan. Tetapi anak akan berusaha berusaha lebih baik lagi dan mengambil resiko untuk bisa mendapatkan ide yang inovatif. Anak kreatif biasanya memiliki kemampuan lebih cepat untuk memahami sesuatu hal yang baru. Rasa percaya diri yang tinggi dimiliki oleh anak yang kreatif sehingga anak mampu memecahkan masalah dengan idenya sendiri.

Anak Kreatif Perlu Tantangan

program dan fasilitasJadi bagaimana membentuk anak cerdas dan kreatif? Menurut Roslina Verauli, M.Psi, anak kreatif membutuhkan tantangan dalam kesehariannya. Anak yang cerdas jika sehari-hari hanya diberikan kegiatan yang monoton dan mainan yang membosankan tentu saja akan menghalangi kreativitasnya.
Karena itu, untuk orangtua, sebaiknya memberikan kesempatan, ruang gerak dan aktivitas yang memiliki tantangan bagi anak-anak.
Bermain dengan smartphone dan komputer tablet tidak disarankan jika Anda ingin memiliki anak cerdas dan kreatif. Sebab, anak tidak bisa mengembangkan ide yang unik dan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

Pola asuh orangtua yang terlalu protektif juga bisa menjadi penghambat menjadi anak yang cerdas dan kreatif. Karena anak dibatasi untuk melakukan sesuatu dan membuat anak takut untuk berinovasi dengan hal-hal baru karena orangtua terlalu banyak melarang.
Saran untuk Anda yang ingin agar anak cerdas dan kreatif adalah dengan membebaskan anak berimajinasi lewat bermain yang tidak lekas membuat anak bosan. Menciptakan lingkungan yang kaya akan kreativitas bisa Anda lakukan dengan menyediakan alat-alat permainan yang bisa merangsang anak untuk berkreasi. Nah, jadi mulai sekarang jadi buang kardu bekas, kaleng bekas dan kemasan air mineral, karena untuk anak yang kreatif barang bekas tersebut bisa menjadi sesuatu yang berguna. Misal, kaleng bekas bisa menjadi wadah menyimpang perlengkapan menulis anak.