SMA I

Pilihan Terbaik Untuk Pendidikan Anak
  • Kurikulum

    Program dari kami untuk setiap anak
  • Persekolahan Santo Kristoforus mengikuti pedoman dan standar Pendidikan Nasional, karena itu kurikulum yang digunakan mengikuti kurikulum yang diberlakukan oleh Pemerintah. Untuk tahun 2017 ini menggunakan Kurikulum 2013. Meskipun mengikuti kurikulum nasional, namun Persekolahan Kristoforus menambahkan beberapa pelajaran yang menjadi nilai tambah untuk Persekolahan St. Kristoforus :

    • Native untuk pelajaran Bahasa Inggris
      Guna meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para siswa Persekolahan St. Kristoforus, kami menghadirkan pengajar Bahasa Inggris Native. Dengan diajarkan secara langsung oleh Native, para siswa diharapkan dapat memperoleh pengetahuan berbahasa dan cara berbahasa dari sumber yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa ibu. Dengan kehadiran Native speaker di Persekolahan Santo Kristoforus, para siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dengan lebih maksimal. Dalam mengembangkan Bahasa Inggris para siswa, Persekolahan Kristoforus bekerjasama dengan English Language Conversation (ELC) yang bekerjasama dengan Cambridge.
    • Bahasa Mandarin
      Persekolahan St. Kristoforus menghadirkan guru Bahasa Mandarin professional yang menyelesaikan studi Bahasa Mandari berbagai universitas di luar negeri dan di dalam negeri. Para siswa diharapkan minimal dapat berbicara bahasa Mandarin sesuai dengan jenjang masing-masing.
    • Pendidikan Karakter
      Sejalan dengan Filosofi Yayasan Diannanda – Persekolahan Santo Kristoforus: Fides, Mores et Intellectus dan motto Yayasan Di Yayasan Diannanda – Persekolahan Santo Kristoforus: Mendidik Menjadi Cerdas dan Bermartabat, di seluruh Persekolahan Santo Kristoforus pendidikan karakter mendapat perhatian serius. Pendidikan karakter dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti kegiatan pembiasaan 5S (salam, senyum, sapa, sopan dan santun) dan kegiatan terprogram lain seperti live in serta kegiatan lainnya.
    • Pendidikan Iman
      Di samping pengembangan pengetahuan dan karakter, pendidikan iman di Persekolahan St. Kristoforus mendapat perhatian yang sangat serius. Ketiga point penting ini terungkap dalam filosofi Yayasan Diannanda Persekolahan St. Kristoforus: Fides, Mores et Intellectus. Apapun agamanya para peserta didik diarahkan dapat beriman secara benar dan menghayati imannya dengan benar dan menghargai iman orang lain. Khusus bagi siswa yang beragama Katolik, sekolah menyediakan pembinaan khusus misalnya untuk penerimaan Komuni Pertama, Penerimaan Sakramen Krisma, Penerimaan Sakramen Tobat menjelang Natal dan Paskah serta kegiatan-kegiatan khusus dalam Gereja seperti Natal, Paskah, Bulan Kitab Suci Nasional, Bulan Rosario, Hari Pengan Sedunia dan lain-lain.

    KB-TK Santo Kristoforus I juga sangat menekankan pendidikan karakter bagi para siswa, karena itu disamping kegiatan belajar mengajar di kelas para siswa juga diajak melakukan kegiatan belajar di luar kelas atau fieldtrip misalnya belajar ke Pemadam Kebakaran, Berkunjung ke Kantor Pos, belajar naik angkutan umum Trans Jakarta, belajar ke Pasar modern dan tradisional serta belajar ke di tempat wisata dan kegiatan lain di luar kelas.

  • Sejarah

    Informasi mengenai sekolah
  • Pada tahun 1994, Yayasan Diannanda memulai SMA Santo Kristoforus I dengan membuka tiga kelas untuk 97 siswa. Pembukaan SMA Santo Kristoforus I sempat menimbulkan kontroversi dari pihak Keuskupan Agung Jakarta. Pengurus Yayasan Diannada diminta menjelaskan alasan dan latar belakang pendirian sekolah ini kepada pihak Keuskupan dan kemudian kepada pihak Majelis Pendidikan Katolik (MPK). Syukurlah penjelasan itu bisa diterima sehingga SMA Santo Kristoforus I bisa tetap berjalan dan semakin terus berkembang sampai saat ini.

    Sering dengan perkembangan Yayasan Diannanda Persekolahan Santo Kristoforus, tanggal 24 Agustus 1997, Paroki St. Kristoforus dan Yayasan Diannanda mengadakan pesta syukur meriah dengan diresmikan dan diberkatinya Aula dan Gedung Sekolah oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr. Pietro Sambi.

    Gedung ini menjadi simbol kasih Paroki untuk Yayasan Diannanda, yakni aula paroki yang juga digunakan untuk kegiatan sekolah menopang SMP dan SMA Santo Kristoforus I. Kelas-kelas SMP dan SMA Santo Kristoforus I berdiri di atas aula sehingga gedung ini terdiri dari 4 lantai dengan lantai 1 untuk aula, lantai 2-4 untuk persekolahan SMP dan SMA Santo Kristoforus II.

    Pada peresmian gedung ini, Mgr. Pietro Sambi menggarisbawahi bahwa pembangunan gedung ini bisa terlaksana karena kerjasama luar biasa dari begitu banyak pihak. Mgr. Pietro Sambi mengharapkan aaagar kerjasama itu tetap dijaga ke depan dalam kerangka persatuan dan cinta kasih untuk mencapai hasil yang optimal. Mgr. Pietro Sambi juga berpesan, “Sekolah Katolik harus bermutu tinggi seperti pelita yang ditempatkan di atas kaki dian.”

  • Fasilitas

    Banyak ruang untuk anak berkarya
  • SDM

    Berpendidikan dan berpengalaman di bidangnya
    • Yotan Rante Banno
      Kepala Seklah
    • Oskar Raja
      Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan
    • Doni Dionisius
      Wakil Kepala Sekolah Kurikulum
    • Theresia Widiastuti
      Guru Kelas
    • Robert Acra Simbolon
      Guru Kelas
    • Maria
      Guru Kelas
    • Saulina Hotnida
      Guru Kelas
    • Andreas Anwar Wathun
      Guru Kelas
    • Hotnida Helena
      Guru Kelas
    • Ika Hayu Satiti Jati
      Guru Kelas
    • Aprianto Romatua
      Guru Kelas
    • Lisna Manik
      Guru Kelas
    • Agustina Puji Lestari
      Guru Kelas / PKT
    • Hotmaria
      Guru BP
    • Rosmani Rosmani
      Guru BP / PKT
    • Agustinus Harya Wiwaha
      Guru PKN
    • Dimas Febrianto
      Guru Bahasa Inggris
    • Fabianus Darma
      Tata Usaha
    • Hilaria Febe Novyta
      Tata Usaha
    • Wibowo Kristanto
      Cleaning Service
    • David Doni Laban
      Security
    • Sirylius
      Security
  • Ayo Daftarkan Anak Sekarang Juga!