Author Archives: admin

COOKING CLASS

chooking-class-2

Sejak usia dini, anak-anak diajarkan untuk mengenal berbagai makanan khas Indonesia. Ini adalah upaya pengenalan keanekaragaman makanan dan profesi yang digeluti masyarakat yakni koki atau juru masak. Kegiatan ini merupakan program bulanan sekolah yang melibatkan orangtua murid. Jenis masakan selalu berbeda-beda.

Tanggal 31 Agustus 2016, Sekolah mengundang chef hebat Bapak I Dewa Nyoman untuk membantu anak-anak membuat Cup Cake. Kegiatan yang berlangsung di pelataran sekolah ini berlangsung meriah dengan antusiasme anak-anak. “Senang rasanya bisa membagikan pengalaman membuat Cup Cake kepada anak-anak. Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk semua yang hadir termasuk orangtua dan para Guru”, ungkap Pak Nyoman kepada para Guru.

Ibu Yatmi selaku Kepala Sekolah sangat berterimakasih untuk kerelaan orangtua untuk terlibat dalam kegiatan sekolah. Harapannya, di sekolah anak-anak mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran. Kehadiran para profesional membantu menyemangati anak-anak belajar.

Anak-anak antusias memerhatikan proses pembuatan Cup Cake dari awal sampai selesai. Akhir kegiatan, Chef Nyoman meminta anak-anak untuk membawa pulang Cup Cake yang sudah matang untuk dinikmati di rumah. Selamat dan semangat turus belajar. (MY)

Kunjungan Industri Kelas X SMA Santo Kristoforus I

kristo12

Halo, teman-teman. Belajar tidaklah cukup bila hanya dilakukan di kelas. Kami bersyukur karena tahun ajaran 2013-2014 ini kami boleh melakukan kunjungan industri, atau yang lebih dikenal dengan study tour. Kunjungan tahun ini diadakan pada hari Jumat, 2 Mei 2014. Kami, angkatan kelas X (sepuluh) SMA Santo Kristoforus I, mengawali perjalanan pukul enam pagi, dengan menggunakan dua bus.

Kami didampingi oleh enam guru pembimbing, yaitu Ibu Diana, Ibu Hotnida, Ibu Shaulina, Pak Wahyu, Sir Dion, dan Pak Robert, serta beberapa tour guide, untuk membantu kelancaran acara ini. Tahun ini, kami berkunjung ke dua tempat, yakni Pabrik Kaos C59, sebuah pabrik pembuatan kaos berkualitas tinggi yang bermerk C59, dan Pabrik Tahu Susu Lembang yang merupakan pabrik pembuatan produk-produk dari bahan kacang kedelai, seperti tahu, susu kacang, dan lain sebagainya.

Keduanya berlokasi di Kota Bandung. Mereka sangat ramah menerima kami. Di tempat ini kami bisa melihat dan belajar secara langsung bagaimana cara memproduksi kaos dan cara membuat tahu serta makanan olahan dari kedelai. Kami juga belajar cara pemasaran produk tersebut. Bagi kami kegiatan satu hari ini sangat mengasyikkan, “Saya sangat terkesan dengan diadakannya kunjungan industri ini, kita dapat melihat secara langsung bagaimana produksi dan pemasaran suatu produk. Pengalaman ini sungguh menyenangkan dan menantang ungkap Andrew, salah sorang siswa dari kelas 10B/XB.

Semantara itu sorang guru pembimbing Ibu Hotnida juga memberi kesan yang sangat positif, “Kegiatan ini bagus, menarik, dan mendidik. Bagus buat anak-anak, mereka bisa menentukan atau mengarahkan masa depannya.“ Setelah belajar secara maksimal, akhirnya kami kembali ke Jakarta dan tiba di Sekolah sekitar jam 20.00. Meskipun terasa lelah tapi kami merasa senang dan gembira. Tetap semangat untuk mempersiapkan masa depan yang cerah

Partisipasi Dalam Gerakan Perubahan Iklim

kristo11

Panas, panas! , kok tiba-tiba mendung banget ya. Itulah ungkapan yang sering kita dengar akhir-akhir ini. Dalam beberapa bulan ini memang dirasakan perubahan iklim yang ekstrim. Apa penyebabnya? Terkait dengan hal tersebut pada hari Jumat 2 Mei 2014, beberapa siswa penggalang diundang oleh panitai 4 Indonesia Clime Change” untuk menghadiri seminar yang dilaksanakan di Gedung JCC Jakarta.

Dengan berseragam pramuka lengkap mereka hadir walaupun dengan perjuangan menepis kesenangan untuk bersantai di rumah karena hari tersebut libur karena para guru ada pengarahan pengawas ujian. Para siswa tampak sangat antusias belajar tentang perubahan iklim. Banyak pengetahuan dan wawasan yang diperoleh dari acara tersebut. Suhu rata-rata permukan bumi terasa semakin panas karena penumpukan gas rumah kaca yang terperangkap di lapisan atmosfer bumi. Laju pemanasan global ini menyebabkan perubahan iklim yang ekstrim.

Hal ini menyebabkan suhu udara makin panas, pola musim berubah, kekeringan di mana-mana, banjir juga sering terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi. Perubahan iklim ekstrim ini juga berdampak bagi kesehatan, perekonomian dan alam itu sendiri. Sungguh mengerikan dampak dari pemanasan global. Kita semua harus ambil bagian dalam keprihatinan dan gerakan bersama untuk menanggulangi pemanasan global. Mulailah dari hal-hal sederhana, mungkin kelihatannya sepele tapi sangat berarti dalam usaha mencegah pemanasan global.

Beberapa contoh kegiatan yang dapat kita lakukan: Matikan lampu dan alat elektronik lain bila tidak digunakan, Berjalan kaki atau naik sepeda (sehat, irit dan menguarangi polusi), Mengurangi sampah dengan kantong belanjaan, tidak membuang-buang makanan, hemat kertas dan tisu, menanam dan memelihara tanaman, membawa makanan dan minum dari rumah, Membawa tempat makan dan botol air dari rumah (Stop plastik dan sterofom). Mari menjadi Agen of change. Dimulai dari pribadi. **

Anak Cerdas Perlu Tantangan Agar Menjadi Anak Kreatif

kristo10

Semua orangtua tentu bangga kalau punya anak yang cerdas dan kreatif. Tapi ternyata anak cerdas belum tentu kreatif. Anak cerdas perlu tantangan agar jadi kreatif. Tenang saja Bu, tidak hanya Anda saja yang punya keinginan mencetak anak yang cerdas dan kreatif. Semua orangtua tentu bangga kalau memiliki anak yang cerdas dan kreatif. Tapi kalau Anda tidak tahu triknya, maka anak yang cerdas belum tentu menjadi anak yang kreatif lho.

Menurut Roslina Verauli, M.Psi, psikolog anak, kreativitas adalah salah satu faktor terpenting bagi keberhasilan anak dalam kehidupan sehari-hari. Kreatif yang dimaksud adalah sebagai aktivitas kognitif yang bisa menghasilkan cara baru atau cara yang tidak biasa dalam memandang suatu maaslah atau situasi.

Lebih lanjut Roslina, M. Psi, menambahkan, bahwa tidak semua anak cerdas bisa dikatakan sebagai anak kreatif, tetapi anak kreatif sudah pasti cerdas. “Hanya anak kreatif yang bisa menggunakan bakat dan kecerdasannya untuk menghasilkan ide atau solusi dari tantangan yang dihadapi. Anak kreatif adalah anak yang memiliki daya cipta yang berbeda dari orang kebanyakan dan tentunya juga memberikan manfaat bagi orang di sekitarnya,” urai Roslina, M.Psi, lebih lanjut.

Ciri Anak Kreatif

Kreativitas adalah aktivitas dari berpikir dimana anak memiliki ide yang unik atau original, bisa dielaborasi dan fleksibel. Misal, ketika seorang anak diberikan sebuah kardus bekas, anak yang cerdas dan kreatif akan memiliki ide yang unik ketika mendapatkan kardus bekas tersebut. Anak akan membuat sesuatu, misal mainan berbentuk mobil pemadam kebakaran dengan cara menghias kardus dengan cat air.

Ketika, kardus bekas tersebut bisa menjadi mainan yang digunakan, maka Anda bisa menyebut si kecil sebagai anak yang kreatif. “Biasanya anak yang kreatif akan mempunyai banyak cara untuk mengaplikasikan idenya. Tapi ingat, disebut kreatif ketika sesuatu itu bernilai positif dan bisa bermanfaat ya,” katanya.
Ciri lain dari anak yang kreatif biasanya tidak takut ketika melakukan kesalahan. Tetapi anak akan berusaha berusaha lebih baik lagi dan mengambil resiko untuk bisa mendapatkan ide yang inovatif. Anak kreatif biasanya memiliki kemampuan lebih cepat untuk memahami sesuatu hal yang baru. Rasa percaya diri yang tinggi dimiliki oleh anak yang kreatif sehingga anak mampu memecahkan masalah dengan idenya sendiri.

Anak Kreatif Perlu Tantangan

program dan fasilitasJadi bagaimana membentuk anak cerdas dan kreatif? Menurut Roslina Verauli, M.Psi, anak kreatif membutuhkan tantangan dalam kesehariannya. Anak yang cerdas jika sehari-hari hanya diberikan kegiatan yang monoton dan mainan yang membosankan tentu saja akan menghalangi kreativitasnya.
Karena itu, untuk orangtua, sebaiknya memberikan kesempatan, ruang gerak dan aktivitas yang memiliki tantangan bagi anak-anak.
Bermain dengan smartphone dan komputer tablet tidak disarankan jika Anda ingin memiliki anak cerdas dan kreatif. Sebab, anak tidak bisa mengembangkan ide yang unik dan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

Pola asuh orangtua yang terlalu protektif juga bisa menjadi penghambat menjadi anak yang cerdas dan kreatif. Karena anak dibatasi untuk melakukan sesuatu dan membuat anak takut untuk berinovasi dengan hal-hal baru karena orangtua terlalu banyak melarang.
Saran untuk Anda yang ingin agar anak cerdas dan kreatif adalah dengan membebaskan anak berimajinasi lewat bermain yang tidak lekas membuat anak bosan. Menciptakan lingkungan yang kaya akan kreativitas bisa Anda lakukan dengan menyediakan alat-alat permainan yang bisa merangsang anak untuk berkreasi. Nah, jadi mulai sekarang jadi buang kardu bekas, kaleng bekas dan kemasan air mineral, karena untuk anak yang kreatif barang bekas tersebut bisa menjadi sesuatu yang berguna. Misal, kaleng bekas bisa menjadi wadah menyimpang perlengkapan menulis anak.

 

Memupuk Cita-Cita Anak Sejak Dini

kristo9

Menumbuhkan cita-cita anak sejak dini. Sebagai orangtua kita pasti berharap agar cita-cita anak bisa diraih setinggi mungkin. Ada yang memiliki cita-cita anak menjadi dokter, pilot, pramugari, tentara, guru dan masih banyak lainnya. Tentunya butuh dukungan dan usaha dari kita sebagai modal mereka untuk meraih cita-cita anak kelak di kemudian hari.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa kita berikan untuk memupuk cita-cita anak sejak dini yang mungkin masih belum mereka bayangkan saat ini. Sehingga sebagai orangtua kita juga perlu menggali potensi yang terpendam dalam diri anak-anak kita untuk mendapatkan porsi dan takaran yang tepat mengenai gambaran cita-cita anak apa yang kelak diinginkan oleh mereka.

Beri dukungan

Ada cita-cita anak yang bermimpi menjadi presiden, walaupun kita menganggapnya terlalu mustahil, tetapi Anda tidak boleh mengabaikannya. Berikan dukungan kepada mereka agar tumbuh rasa percaya diri sehingga mereka akan berjuang untuk mewujudkannya.

Berikan tantangan kepada anak-anak agar mereka bisa berpikir lebih luas dan berusaha untuk mencari jalan keluar dalam memecahkan masalah yang kita sodorkan, sehingga mereka akan terbiasa untuk berpikir lebih rasional.

Mengenalkan Dunia

Kenalkan dunia baru kepada anak-anak dengan mengajaknya menemukan berbagai hal baru, berkunjung ke tempat-tempat baru, dan mengajak mereka bertemu dengan orang-orang baru. Tidak ada orang yang bisa mengubah dunia ini dengan hanya mengurung diri di rumah. Bawa mereka keluar untuk memperluas dan memperdalam pengetahuan mereka sejauh yang bisa mereka cerna.

Budaya Membaca

Budayakan membaca karena membaca adalah jendela dunia. Semakin banyak pengetahuan yang terserap oleh anak-anak, mereka akan semakin berkembang lebih luas daya pikir dan kreatifitas mereka. Membaca bisa melalui buku maupun mengikuti perkembangan jaman dengan adanya internet.

Mengenalkan Tokoh Terkenal

Tidak ada salahnya bila anak-anak mengagumi tokoh atau pahlawan tertentu. Kenyataannya, itu bisa menjadi cara brilian agar mereka lebih terfokus pada cita-cita anak atau ambisi tertentu. Dorong anak-anak belajar bagaimana tokoh atau pahlawan favorit mereka mengukir prestasi mereka serta bagaimana para tokoh tersebut merintis karir mereka.

Bermain Peran

Permainan peran bisa mengasah kreatifitas anak. Biasanya anak-anak melakukan permainan peran ini secara naluriah. Namun, lebih baik lagi bila kita mendorong dan membuat skenario tertentu untuk mereka mainkan dengan sekelompok kecil teman-temannya.

Bermain Bersama

Anak-anak akan tumbuh semakin percaya diri dengan bersosialisasi dalam lingkungan bermainnya. Di sana, mereka juga belajar bagaimana cara mempengaruhi dan berinteraksi dengan sekitarnya.

Dari Science Club menjadi Sang Juara

kristo8

Minat jika ditekuni akan mendatangkan kesuksesan. Cita-cita jika diusahakan akan tercapai. Pepatah ini cocok menggambarkan kesuksesan anak-anak SMP Kristoforus I dalam bidang science. Minat yang dimiliki para siswa diarahkan dan diasah melalui kegiatan ekstrakulikuler dengan dengan banyak pilihan. Salah satu kegiatan yang patut diapresiasi adalah keberhasilan beberapa anak dari science club.

Science Club merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler di SMP Santo Kristoforus I yang dilaksanakan setiap hari Senin setelah kegiatan belajar mengajar (KBM). Kelompok ini dibentuk untuk mendukunganak-anak yang memiliki minat dan kemampuan di bidang sains. Mereka berdiskusi mendalami materi, dibimbing dan terus diasah kemapuannya. Anak-anak juga dipersiapkan untuk mengikuti lomba yang diselenggarakan Dinas Pendidikan atau lembaga lainnya. Benedicta Venessa, Juara I Kompetisi IPA Se-DKI Jakarta tahun 2013 adalah satu siswa yang tergabung dalam Science Club SMP Kristoforus I.

Dia mengikuti kompetisi tersebut dari tingkat kecamatan dan berhasil menyisihkan siswa/i berprestasi dari sekolah lainnya di Kecamatan Grogol Petamburan. Prestasi inilah yang kemudian membawa Benedikta Venessa mengiktui kompetisi IPA sampai ke tingkat Kabupaten dan mewakili Jakarta Barat dalam kompetisi IPA tingkat Propinsi DKI Jakarta dan memeroleh raihan yang membanggakan yakni sebagai Juara I Kompetisi IPA DKI Jakarta. Keberhasilannya ini mengantar siswa yang akrab dipanggil BV tersebut mengikuti Olimpiade Sains Nasional di bidang Biologi bersama siswa lainnya Ester (bidang Matematika).

Saat ini mereka tengah mengikuti berbagai pembekalan atau persiapan dengan belajar bersama dengan siswa/i dari berbagai sekolah di DKI Jakarta dengan difasilitasi oleh para pembimbing terbaik dalam bidangnya masing-masing. Kita semua berharap mereka dapat mencapai prestasi setinggi-tingginya. Sukses untuk SMP Kristoforus I, semoga samakin maju dan terus berprestasi.

Siswa SMA II Beri Kejutan Untuk Para Guru

kristo7

Setiap tanggal 25 November bangsa Indonesia memperingati Perayaan Hari Guru Nasional. Karena itu pada hari Selasa, 25 November 2014 ada sesuatu yang istimewa di SMA St. Kristoforus II Palem – Jakarta Barat. Pada saat itu OSIS SMA Santo Kristoforus 2 sebagai wakil dari siswa-siswi merencanakan sesuatu untuk menyenangkan hati para guru.

Pagi itu, pengurus OSIS menunggu para guru selesai rapat. Setelah selesai, pengurus OSIS masuk ke ruang guru lalu berjabat tangan dengan semua guru yang ada di dalam ruangan. Tentunya, wajah guru-guru sumringah ketika diberi selamat. Mereka merasa jasa-jasa mereka selama ini dihargai.

Lalu, kejutan pun dilanjutkan oleh para siswa dan siswi kepada wali kelas masing-masing. Waktu kejutan sudah diatur oleh pengurus OSIS, yaitu pada saat 2 jam pelajaran terakhir. Kebanyakan dari mereka memberi kejutan dengan membuat kesal wali kelas mereka hingga keluar dari kelas. Kemudian, mereka memancing emosi guru hingga kembali masuk ke dalam kelas dan….mereka semua menyanyikan lagu Hymne Guru sebagai penghargaan mereka atas jasa guru yang selama ini telah mengajar dengan sabar dan tulus. Sambil bernyanyi, mereka memegang kue atau bunga untuk diberi kepada wali kelas.

Kemudian, kejutan terakhir diadakan di lapangan basket. Pengurus OSIS mengumpulkan semua guru untuk diberi kejutan. Masing-masing guru diberi sebuah balon berisi helium, setangkai bunga mawar, dan sebuah cupcake. Lalu, para guru pun diminta untuk melepas balon tersebut ke udara, dan petasan pun dibunyikan untuk memeriahkan Hari Guru ini.

Guru-guru tidak menyangka akan kejutan pada Hari Guru Nasional ini. Adapun komentar dari seorang guru akan kejutan Hari Guru ini,”Saya sangat bangga dengan kalian, kalian melakukannya dengan tulus, sukses terus untuk kalian.” kata Bapak. Angga selaku guru Matematika. Sungguh betapa mengharukan sekaligus menggembirakan!

Sudah sepatutnya siswa-siswi mengucapkan banyak syukur kepada guru-guru yang telah mengajarkan dengan sabar dan tulus. Untuk mengucap syukur atas jasa besar para guru.

Guru Sebagai Inspirasi

kristo6

Antusiasme terpancar dari setiap orang yang memasuki pelataran SMP-SMA St. Kristoforus II-Palem. Sambutan hangat penuh persaudaraan dari tuan rumah yang dikepalai Pak Andreas sungguh meringankan langkah para undangan.

Satu, 29 November bertempat di aula SMP-SMA St. Kristoforus II diadakan Peringatan Hari Guru Nasional. Guru harus dihargai, didukung dalam segala aspek. Kehadiran guru adalah tanda harapan kebangkitan bangsa. Guru adalah tokoh sentral. Setiap unit persekolahan diwajibkan mengikuti lomba Mars Kristoforus dan membuat satu yel-yel yang kreatif dan berisikan nilai-nilai Kristoforus.

SD St. Kristoforus II dengan custom berwarna merah dan suara emasnya mampu meyakinkan para juri. Ibu Yustin Kamisih, dkk berhasil menggondol juara I dan menyingkirkan juara bertahan SMP Kristoforus II yang kali ini duduk diperingkat tiga. Suatu kejutan terjadi dengan tampilnya SMP Kristoforus II pada posisi dua. Kehadiran guru muda menyemangati para senior. Lomba yel-yel dimenangkan TK Kristoforus I. Mereka menampilan atrakasi yang menghibur dan penuh kreativitas.

Tim Yayasan yang diketuai Shinta dengan gaya nge-rock dan dangdutnya mampu melejit dan menduduki posisi dua, sedangkan gaya militer dan paskibra yang ditampilan Pak Andreas, dkk menempati posisi tiga. “Seneng banget melihat guru-guru dan karyawan Kristoforus kompak dan punya banyak bakat. Suara-suaranya bagus-bagus, semoga bisa tularkan kepada murid-muridnya”, ungkap Ibu Elisabeth, salah seorang juri.

Hadir dalam acara ini beberapa pengurus Yayasan Diannanda, Rm. Melki Tore, MSC, Bapak Juwono dan Ibu Lily Widjaya. Rm. Melki dalam homilinya mengajak para guru untuk meneladai guru sejati yakni Tuhan Yesus Kristus. Dia harus menjadi contoh Guru yang Bijakasana dan bisa mengajar dengan sangat baik. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa seorang guru harus hadir untuk menghidupi dan mengembangkan talenta para siswa. Itulah bentuk tanggungjawab kepada Tuhan yang telah memberikan banyak talenta.

Kegiatan perlombaan ditutup dengan workshop bersama Bapak J. Sumardianta, seorang Guru dan penulis buku. Beliau melalui pengalamannya memotivasi para Guru untuk tampil bukan hanya sebagai pengajar materi tetapi “penyembuh” hati yang luka dalam kelas. Seorang Guru harus mengenal muridnya dengan baik, tidak hanya mengajarkan teori. Anak-anak zaman sekarang adalah anak-anak zaman digital dan bermental speed boat. Mereka memiliki kecepatan yang luar biasa dalam pengetahuan melalui era digital, sedangkan tipe guru kertas berpikiran linear dan bermental kapal selam.

Maka seorang guru ditantang untuk mengikuti kecepatan murid, namun juga menukik membawa mereka ke dasar kehidupan (pendalaman). Beliau mengajak para guru untuk menjadi Guru yang hebat yakni menjadi inspirasi murid, pendengar yang baik, murid sebagai pusat KMB, Kurikulum diolah sesuai kebutuhan murid, modul dan buku karya sendiri, mendidik murid menjadi driver dan winner. Panggilan Guru tidak bersifat getting tetapi giving, seorang pelayan yang selalu memberi. Banyak memberi, maka berkat akan berlimpah.

Bapak Ferry Doringin dalam kata penutup mengucapkan selamat untuk para Guru. Beliau juga mengucapkan terimakasih untuk setiap pengabdian dan pelayanan para guru baik yang sudah menyelesaikan masa tugasnya, maupun yang masih melayani di persekolahan St. Kristoforus. Terimakasih untuk MC, Miss Gama dan Mr. Harkanyes yang membuat suasana semakin seru. Selamat juga untuk para pemenang undian. Maju terus para Guru, Maju Terus Kristoforus.

1 2